*Sejumlah Bantuan BIBIT Jagung Di Titip Di Rumah Warga Dan Jadi Ajang Bagi-Bagi Tanpa Hak, KTNA: Itu Pelanggaran*

*sejumlah-bantuan-bibit-jagung-di-titip-di-rumah-warga-dan-jadi-ajang-bagi-bagi-tanpa-hak,-ktna:-itu-pelanggaran*

Liputan4.Com, Jeneponto_ Praktik kolusi ditemukan dalam program bantuan bibit jagung di kabupaten Jeneponto, salah satu sample fakta informasi di dapati di salah tempat penitipan bibit jagung yang berada di daerah kelurahan Bontotangnga kecamatan Tamalatea Kab. Jeneponto, 08/06/21.

Salah satu rumah warga tempat penitipan bibit jagung tersebut sejak tahun ini oleh pihak terkait yakni bernama Pak Basir.

Pantauan media di dampingi aparat teritorial setempat saat lakukan sambang kunjung guna memastikan laporan warga di temukan tumpukan bibit jagung merk Nasa 29 .

Menurut keterangan Basir selaku pemilik rumah “barang ” tersebut masuk tadi subuh (8/6/21_red), dan atas perintah pendamping PPL sementara menunggu regulasi penyaluran, ” ada regulasi (verifikasi) yang tunggu kata pendampingnya ” ucap Basir .

Sejauh ini tidak ada yang janggal dari hasil keterangan dengan pemilik rumah tempat bantuan bibit ini di titipkan oleh pendamping hingga ditemukan fakta informasi bahwa ada beberapa “oknum” tertentu mendapat jatah bagian dengan jumlah yang bervariasi.

Basir menyebut salah satu yang meresahkan yakni banyak oknum LSM (lembaga swadaya masyarakat) sering datang minta jatah, bahkan menurutnya rada memaksa.

” Ituji pak kalo ada LSM datang di kasih satu minta dua, kadang juga klo banyakki datang mau semua dapat bagian” ucap pemilik rumah.

Informasi yang berhasil dihimpun terhadap pihak terkait mengenai bantuan bibit jagung tersebut jika ditelaah menimbulkan banyak pertanyaan publik, mengapa ada jatah menjatah yang bukan berhak…? Dari mana jatah ini berasal? Jika bantuan turun berdasarkan kuota penerima (CPCL) tentu ada penggelapan ?

Namun hal ini sementara jadi kajian laporan temuan beberapa lembaga anti korupsi, hingga saat ini Belum ada “Atensi” dari pihak penanggung jawab adanya bantuan bibit jagung tersebut yakni Ruslan Dan Wahyu selaku pihak yang paling tahu kondisi selain pemilik rumah penitipan.

Terpisah Seketaris Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Wilayah kecamatan Tamalatea Jeneponto ” Suhafid ” membeberkan beberapa fakta menarik, namun hal inipun masuk dalam kajian laporan lembaga anti korupsi.

Suhafid sempat singgung masalah peran dan fungsi KTNA saat ini, secara kelembagaan seharusnya pihak terkait penyaluran bibit di wilayah hukumnya berhak diketahui oleh KTNA.

Namun selama ini belum ada data apapun yang sekretaris ketahui baik dari jumlah poktan dan bantuan, apa lagi masalah-masalah yang timbul di lapangan pihaknya mengaku tidak tahu menahu karena peran fungsi KTNA hilang ditataran proporsi oknum tertentu di lingkup pertanian Jeneponto.

 

Berita dengan Judul: *Sejumlah Bantuan BIBIT Jagung Di Titip Di Rumah Warga Dan Jadi Ajang Bagi-Bagi Tanpa Hak, KTNA: Itu Pelanggaran* pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com oleh Reporter : Basir Hasgas

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0