Proses Hukum 8 Embung Di TTS Terhambat, Ini Alasannya.

  • Bagikan

 

Liputan4.com, Soe-TTS

Hingga saat ini Penyidik Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum juga memulai proses penyelidikan kasus dugaan korupsi 8 Embung yang dibangun pada tahun 2015 silam.

Hal ini dikarenakan belum diperolehnya salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).
“Kita sedang menunggu salinan putusan kasasi yang dikirim Mahkamah Agung untuk kasus korupsi pembangunan Embung di Desa Mnelalete,”ujar Kepala seksi Intel (Kasie Intel) Haryanto,SH kepada wartawan diruang kerjanya ,
Senin (22/2/2021).

Menurut Hariyanto, pihaknya sudah mengirim surat resmi kepada Mahkamah Agung pada awal Februari 2021 perihal putusan kasasi kasus Embung Mnelalete.

“Kita sudah kirim surat untuk menanyakan putusan kasasi pada awal Febuari lalu, namun sampai saat ini belum ada jawaban dari MA,”jelas Haryanto.

Dikatakan, putusan kasasi yang sedang ditunggu untuk terdakwa Semuel Nggebu manta Kepala Dinas PU Kabupaten TTS.
Jika salinan putusan kasasi tersebut sudah diperoleh barulah ditentukan selanjutnya proses ke delapan embung.

“Kalau sudah terima salinan putusan,kita akan segera mengeksekusi putusan dan dilanjutkan dengan penyelidikan untuk dugaan korupsi 8 Embung akan segera dimulai”,ujar jaksa Anton

Untuk diketahui delapan (8) yang diduga bermasalah yang akan diselidiki Kejaksaan Negeri TTS adalah Embung di Desa Keletunan, embung di desa Noeolin, Embung di desa Netpala, Nusa, Oekefan, Tuasene, Nufikui dan Skinu.(***)

  • Bagikan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa