Polres TTS Mulai Proses Hukum Kasus Raibnya Jenasah Di TPU Oebaki

  • Bagikan
polres-tts-mulai-proses-hukum-kasus-raibnya-jenasah-di-tpu-oebaki

blank

Polres TTS Mulai Selidiki Kasus Raibnya Jenasah Di TPU Oebaki.

Liputan4.com, Soe-TTS

Penyidik Polres Timor Tengah Selatan (TTS) mulai melakukan penyelidikan terkait raibnya Jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Oebaki, Kecamatan Noebeba.
Hal ini diungkapkan Kapolres TTS, AKBP Adrian Lebrian,S.I.K kepada wartawan diruang kerjanya,Selasa (9/2/2021)

Dikatakan,Jenazah atas nama HUL yang meninggal tanggal 1/2 dan raib tanggal 4/2 di TPU Oebaki sudah masuk tahap penyidikan terhitung mulai Selasa (9/2/2021) karna sudah melakukan penyelidikan sebelumnya.

“Kita tetap proses dan sudah interogasi 6 orang saksi yang mana itu dilakukan sejak hari Jumat sebelum Bupati melakukan pengecekan pada hari Minggu”,ujar Kapolres Adrian.

Ia menegaskan, berkenaan dengan kasus tersebut,pihaknya menerapkan pasal 180 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yakni tentang upaya penggalian, pengambilan, pemindahan, dan pengangkutan jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah. Berdasarkan hal itu, ancaman hukuman bagi pelakunya yaitu pidana penjara maksimal 1 satu tahun empat bulan

Sesuai hasil penyelidikan, Jenasah dipindahkan pada hari Jumat dini hari menggunakan peralatan dan dipindahkan ke Niki Niki, Kecamatan Amanuban Tengah.

Ditanya apakah Jenasah akan dipindahkan lagi ke TPU Oebaki,Kapores Adrian mengatakan akan didiskusikan dengan gugus tugas.
“Kita akan diskusikan dengan gugus tugas apakah Jenasah akan pindahkan lagi atau tidak dengan melihat akibatnya”,ujar Kapolres Adrian.

Lebih lanjut ia mengatakan semua yang melanggar harus diproses namun demikian harus pelan pelan karna saat ini keluarga sedang berduka.
Sehingga pihaknya tegas tapi tetap menggunakan perasaan karna situasi duka yang sedang dialami keluarga.

Sementara salah satu keluarga korban, Melkisedek Lado Madi saat ditemui mengatakan saat ini pihaknya sedang berduka sehingga belum bisa berbicara banyak.

“Kami masih berduka sehingga tidak bisa berbicara banyak”, ujarnya singkat.(Sys)

 

  • Bagikan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa