Petani Desa Cendana Hijau Kecewa Harga Gabah Tidak Stabil dan Hasil Panen Menurun

petani-desa-cendana-hijau-kecewa-harga-gabah-tidak-stabil-dan-hasil-panen-menurun

Liputan4.com, Luwu Timur – Memasuki masa panen di awal musim tahun 2021, para petani di Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur Mengeluhkan anjloknya harga gabah dan selain itu hasil panen juga ikut menurun.

Menurut petani, harga jual gabah saat ini cuma Rp. 4000/Kg dimana tahun lalu harga dapat mencapai Rp. 4500/Kg.

“Hasil panen menurun tidak seperti hasil tahun lalu dimana hasilnya lumayan dan selain itu tahun lalu harga gabah mencapai Rp. 4500/Kg namun sekarang harga cuma kisaran Rp. 4000/Kg”, ungkap Baha (petani Desa Cendana Hijau pada Selasa, 04-05-2021)

“Tentu harapan kami di musim mendatang semoga harga gabah naik dan hasil bertambah”, harapnya

“Bisa-bisa modal para petani tak bisa kembali, dengan harga gabah yang hanya Rp. 4000,- perkilonya terlebih lagi biaya bertambah dengan harga obat-obatan dan pupuk yang semakin mahal”, tutupnya

Hal senada juga diutarakan petani Desa Cendana Hijau lainnya, “Panen pada musim ini bukannya kami sebagai petani senang tapi bener-bener petani di buat sengsara, kenapa tidak, karena saat kami membutuhkan pupuk, pasti pupuk langka, saat panen tiba harga jual gabah terjun”,ungkap Pak Ripki.

”Harga jual kisaran Rp.4000 perkilo, bisa-bisa petani tak bisa mulangin modalnya, apalagi modal untuk tanam dari ngutang, Balik modal saja sudah untung”, lanjutnya.

Berita dengan Judul: Petani Desa Cendana Hijau Kecewa Harga Gabah Tidak Stabil dan Hasil Panen Menurun pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com oleh Reporter : Biro Luwu Timur

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0