Malang Tak Bisa Ditolak, Nasib Tak Bisa Ditebak, 9 tahun Anita Lewati Sendiri

malang-tak-bisa-ditolak,-nasib-tak-bisa-ditebak,-9-tahun-anita-lewati-sendiri

blank

Liputan4.com, Senin (08/02/2020) Tak terasa bulan berganti tahun pun berlalu tak terasa, Anita(31) seorang ibu rumah tangga, Desa Paya Deman Dua Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, sudah sejak 9 tahun yang lalu terbaring badan tidak bergerak disebabkan penyakit yang dideritanya diduga awalnya stroke, keluarga telah berusaha semampu nya untuk berobat rumah sakit dan berobat kampung. Namun kondisi tubuh nya belum ada tanda-tanda kesembuhan.

Untuk melanjutkan pengobatan, ibu satu anak ini tidak mempunyai biaya, bertahun-tahun tinggal di rumah sederhana milik ibunya dan di rawat oleh ibu Nurhayati yang juga seorang janda, sementara suami nya telah menceraikan beberapa tahun yang lalu sungguh berat deritanya. karena kondisi nya yang sakit-sakitan. sedangkan putra semata wayang tinggal bersama saudaranya.

Dengan Kesabaran dan keikhlasan hatinya menerima cobaan hidup, Ia selalu berusaha tabah kan hatinya untuk membuat dirinya bertahan dan bersemangat, meskipun harus menahan rasa kekecewaan yang bengitu besar dan rasa sakit yang membuatnya terbaring bertahun-tahun lamanya.

Anita yang sudah menjanda harus pasrah dengan keadaan yang dialaminya, meskipun setiap waktu mengantungkan asa, doa dan harapan semoga dirinya bisa sembuh, agar bisa merawat ibu yang sudah renta dan sibuah hatinya.

Malang tak bisa ditolak, nasib tak bisa ditebak, begitulah balada kehidupan yang harus dirasakan keluarga miskin ini, setalah menderita sakit bertahun-tahun, suaminya meninggalkan nya, ibu nya yang sudah tua dan miskin harus merawat nya, putra nya seharus nya dari sejak kecil mendapatkan kasih sayang dan perawatan seorang ibu harus menerima pahit getir yang menimpa keluarga kecilnya.

Munir abang kandung anita sangat berharap adiknya bisa sembuh, namun apa daya keluarga nya telah berusaha membantu menurut kemampuannya, karena mereka pun sendiri bukan golongan keluarga mampu, kehidupan nya pun pas-pasan.

BACA JUGA  Usai Di Vaksinasi Covid-19, Kapolres Tebing Tinggi Tidak Merasakan Efek Samping

Melalui laman akun facebook nya memposting foto adik nya yang terduduk diatas kursi roda, dengan harapan terketuk hati para dermawan untuk membantu adik nya dan tergugah hati pemimpin atau wakil rakyat untuk datang membezuk dan membantu adik nya supaya memiliki biaya untuk bisa melanjutkan pengobatan yang lebih baik.

“Kami mohon kpd bpk2 yang sudi kiranya menjenguk adik kami, sangat membutuhkan bantuan nya.terimakasih wassalam, ucapnya sembari melampirkan no hpnya
085277544612,dengan harapan bila ada yang ingin membantu bisa menghubungi nya.

Reporter Saif Aceh


Print Friendly and PDF
share 0 Komentar

Tinggalkan Balasan