Klarifikasi Kades Kalaena Kiri, Terkait Rumah Warga Terbakar Menelan Janji Manis. Ini Faktanya

klarifikasi-kades-kalaena-kiri,-terkait-rumah-warga-terbakar-menelan-janji-manis.-ini-faktanya

Liputan4.com, Luwu Timur- Tekait keluhan warga yang katanya cuma menelan janji manis mendapat tanggapan dari kepala desa Kalaena Kiri.
(24-02-2021).

Kepala Desa Kalaena Kiri Menjelaskan terkait pemberitaan tentang dirinya yang menjanjikan warga akan mendapatkan bedah rumah, ternyata hal tersebut memang betul, namun bukan dirinya yang menjanjikan, pada saat itu yang menjanjikan adalah Dinas Sosial langsung. “Dinas Sosial sendiri yang menyampaikan pada saat penyerahan bantuan kepada warga korban kebakaran, malahan kita disini memenuhi persaratan untuk mengusulkan dan melengkapi berkas yang dibutuhkan ke Dinas Sosial”. Ungkap Sugeng priantono (Kepala Desa Kalaena kiri)

Selain itu beliau juga menjelaskan terkait bantuan yang diserahkan pemuda kalaena peduli kebakaran bahwa dana itu masih ada, dan disimpan untuk membantu pembuatan rumah bila anggaran keluar dari Dinas Sosial. “terkait dana yang diserahkan pemuda hasil penggalangan dana masih ada sisanya, sengaja kami simpankan agar bisa dimanpaatkan bila bantuan dari Dinas Sosial keluar, untuk mencukupi bila ada kekurangannya”. Penjelasan Sugeng

“kita disini sangat peduli kepada mereka, karna kita tau mereka orang Terkena musibah dan susah, tidak mungkinlah dana mereka mau kita ambil” jelasnya kembali

blank

kepala desa kalena kiri, yang berhadapan langsung dengan warga yang rumahnya kebakaran di kantor kepala desa menjelaskan dan menyampaikan langsung bahwa jika saudara sugito ingin mengambil sisa sumbangan di persilahkan. “jika saudara sugito ingin mengambil sisa uangnya sebentar kami berikan”. Penyampaian Sugeng Kepada Sugito

Selain itupula Kepala Desa Sugeng menjelaskan kembali kepada warga sugito, bahwa dirinya tidak di daftarkan di program BSBR, karna telah di daftar melalui Dinas Sosial. “sengaja kita tidak daftar melalui program BSBR karna dulu pernah dapat dari program tersebut, kalau kita usul dari sana lagi, tentu tidak cukup juga untuk membangun rumahnya kembali, makannya kita tunggu dari Dinas Sosial yang tentu anggarannya lebih besar”. Penjelasan Sugeng

BACA JUGA  Gelar Ops Yustisi, Polsek Sipispis Bersama 3 Pilar Bagikan Ratusan Masker

“bagaimana kalau saudara sugito saya kasi melalui dana desa 15 juta, kalau saudara sugito sanggup untuk membangun rumah saya siap alokasikan, namun tentu dari dinas sosial akan batal, tidak bisa anggaran tumpang tindis, dan sengaja kami tunggu dari dinas sosial karna tentu anggarannya lebih besar ketimbang yang kami kasi dari anggaran Desa” tantang Sugeng Kepada Sugito

Sugito yang mendapatkan penjelasan langsung dari kepala desa akhirnya paham. Karna tidak ada penjelasan detil terkait itu kepada dirinya, sugito menyangka bahwa anggaran semua sama. “saya sangka semua anggaran sama pak, saya tidak paham itu” kata sugito

“terkait tawaran bapak yang akan memberikan kami melalui dana desa saya akan rembuk dulu sama keluarga”. Ungkap sugito kembali

Hal ini cuma miskomonikasi warga dan kepala desa, semata.


Print Friendly and PDF
share 0 Komentar

Tinggalkan Balasan