Ketua Amatiko Tanggapi Vidio Klarifikasi Oknum Anggota Dprd Malra, Begini Penjelasanya

ketua-amatiko-tanggapi-vidio-klarifikasi-oknum-anggota-dprd-malra,-begini-penjelasanya

Ketua Aliansi AMATIKO

Liputan4.com, Maluku Tenggara – Ketua Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMATIKO) Ohoi Debut, Zakarias Aci Letsoin menanggapi Vidio Klarifikasi Oknum Anggota DPRD Malra yang diunggah oleh Akun Youtube Eni Puspita beberapa Hari lalu.

Sebelum menangapi video klarifikasi dimaksud, Letsoin terlebih dahulu membeberkan latar belakang pendidikan yang ia guliti akibat beberapa nada miring tentang pendidikannya itu.

“ sebelum beta tanggapi, beta mau bilang kalau beta ini seng ada Ijasah, jangankan punya Ijasah, tamat TK saja zeng pernah,beta ini sadar diri makanya beta seng mau paksa pintar karbitan deng cara ambil Paket B, Paket C, deng Ijasa serjana Paket par kelabui orang, beta pung kelebihan hanya bisa baca, tulis deng simpan Arsip apapun yang bagi orang lain itu seng penting”. Ungkap Ketua Aliasi MATIKO Ohoi Debut yang adalah Anggota BSO Debut.

Letsoin menduga klarifikasi yang dilakukan oleh AJ, Oknum Anggota Komisi I DPRD Malra yang adalah Mantan Penjabat Ohoi Debut tersebut sengaja dilakukan untuk menyenangkan hati konstituen yang suda terlanjur memilihnya.

beta duga dia buat itu par kasih senang dia pung pendukung pung hati saja. ingat ka zeng, ada politisi dulu  bilang di TV kalau dia kedapatan korupsi gantung dia di Monas, Hasilnya dia masuk penjara juga makanya orang bela diri itu biasa,tapi ingat seng ada yang kebal hukum”. Ujar Letsoin

Letsoin Menjelaskan beberapa hal yang disampaikan AJ dalam video klarifikasi tersebut sangat keliru dan tak berdasar pasalnya apa yang diberitakan tentang tidak dibuatkanya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Desa Debut 2015 dan 2016 oleh Mantan Penjabat Ohoi Debut telah melalui konfirmasi dengan Pihak Pemerintah Desa, Pihak Inspoktorat, Pihak PMDPP dan Pihak Keuangan dan telah dibuat Laporan Resmi kepada TIPIKOR Polres Tual.

BACA JUGA  2 Pria Diamankan Polsek Sungai Pinang Karena Meracik Obat Mirip Ekstasi

beta setalah ke inspektorat, beta langsung kasih HP par salah satu auditor untuk bakubicara langsung deng penyidik Tipikor terkait hal ini. Jadi kalu skarang dia bilang LPJ itu ada di Dia Punya Rumah, itu kan Lebih Bagus. Tinggal dia diserahkan ke pemerintah Ohoi Debut, Inspektorat, PMDPP dan Keuangan. Lagian juga itu bukan dia punya Aset Pribadi supaya simpan di Rumah. Itukan aset Negara. Lalu yang dia bilang lae tentang prosedur penyaluran Dana Desa itu sebenarnya aturan baku, semua Ohoi tau itu, tapi Faktanya LPJ itu seng ada di Inspektorat dan kantor kantor sana, bagaiman mau audit, barang seng ada, ” terangnya.

“ terus “ Kata Letsoin “ dia singgung soal Pendapatan Asli Desa ini kan lucu, Waktu dia jabat dari tahun 1999/2000 sampai 2018 apa dia pernah lapor soal pendapatan retribusi deng ngasi par masyarkat. Bertahun tahun Dia kasi ijin bagan bagan, kasi ijin molo lola teripang itu apa, kwitansi izin kontarak ada 10.000.000  beta masih simpan rapi di rumah”, Ucapnya

Menanggapi soal tim pemrikasa inspektorat orang baru dan tidak mengetahui arsip LPJ, Letsoin Meyakini Auditor Inspektorat adalah orang yang suda berkecimpung lama di dinas tersebut.

dong itu orang senior di Inspektorat. Kalau auditor orang baru harusnya arsip LPJ ada di Dinas itu, masa dong pindah bawa lapis arsip. Seng masuk akal. Arsip nyatanya seng ada, jangankan di inspektoran di kantor Ohoi saja seng ada arsip. lalu dia bilang auditor su uji petik di inspektorat habis itu bawa ke Hotel, yang beta tau dimana mana kalau uji petik itu turun lapangan atau turun di Ohoi bersangkutan lalu panggil semua unsur penerima manfaat dana Desa, Auditor periksa sampe banting meter di bangunan seperti 2019 itu. bukan malah auditor uji petik di Hotel, memangnya Ohoi bangun Hotel, kalau di Hotel mungkin auditor periksa syarat adminstrasi biasa saja”. Jelasnya

BACA JUGA  Didaulat Jadi Bunda Genre Sulsel, Lies F Nurdin Dianugerahi Penghargaan dari BKKBN

Terhadap SK BSO yang disampaikan AJ,Letsoin menilai SK Badan Saniri Ohoi Debut (BSO) yang dikeluarkan Oleh Bupati Maluku Tenggara tanggal 1 September 2019 adalah Sah karena melalui prosedur dan mekanisme yang benar.

“ tahapan itu su jelas, pertama, Penjabat sekarang suda menyurati Marga Marga, Jangan sebarkan fitnah, Arsip jelas. Setelah itu penjabat usul ke Bupati melalui camat dan bagian Hukum,lalu setelah SK su terbit, camat yang serahkan par katong waktu itu di Balai Rakyat. apa yang salah. Selama dia pegang pemerintahan seng pernah usul BSO, katong BSO lama itu almarhum Pak Kres Warbal yang usul. La kalau Pemerintah Ohoi skarang Bayar katong BSO baru pung Tunjangan  itu Wajar karna Dasar pembayar tunjangan itu ada pada SK Bupati tadi, sedangkan yang dia bilang BSO harus pelantikan dulu baru Sah, dia ini bagaimana…Pelantikan itu hanya acara Serimoni saja, dasar hukum su jelas di SK Bupati itu. dia sebagai Anggota Komisi I yang tangani pemerintahan harusnya dia taulah .Kalau BSO lantik baru dinyatakan Sah, maka beta takut SK BSO yang sama sama terbit deng katong punya ini dan belum dilantik sedangkan dong su kasi defeintif dong pu kepala Ohoi berarti kepala ohoi itu seng sah  kah. dia bisa pigi bilang di dong begitu kah ? Hati hati, yang bicara itu kapasitas skarang Anggota DPRD MALRA. Lalu dia bilang Pemerintah baru seng kasi BSO lama pung tunjangan, beta ini BSO lama tahun 2010, itu Benar, bagaimana mo kasi, katong BSO lama Jumlah 11 Orang, sedangkan Pemerintah baru tetapkan di APBO 2019 itu hanya 9 orang sesuai yang dong usul k Bupati untuk efesiensi anggaran, sekarang bagaimana harus dong bayar katong yang 11 orang pung tunjangan, apa dong harus nombok 2 orang pung tunjangan? lagian juga katong BSO lama pung SK berakhir 2016/2017. maka lebih baik dong kasih masuk sebagai silpa. Kan uang kembali ke Rekening  Ohoi juga,”Kesalnya.

BACA JUGA  Sambut Imlek, Kapolres Serdang Bedagai Polda Sumut Hadiri Baksos

Lebih Lanjut Letsoin mengapresiasi AJ yang menyebutkan dengan gambalang tentang keberhasilanya hingga mendapat penghargaan dari pemerintah Daerah waktu itu.

Beta salut kalau dia bilng pemerintah Ohoi Debut Terbaik waktu itu,sayangnya beta baru dengar saja ini, seng tau terbaik dalam segi apa , Kalau adminstrasi sedangkan SK Rangkap jabatan banyak, LPJ seng ada, kalau bilang pembangunan sedangkan dong pake dana desa bangun Paud milik orang perorangan sampe ada bangunan yang dong bangun di tanah milik orang yang belum ada pelepasan. apalagi bilang terbaik karena BUMO. jadi seng tau dong pake ukuran apa supaya bilang dia pung pemerintahan Terbaik, tapi sudalah anggap saja dia terbaik.”, bebernya

Letsoin berharap AJ mantan penjabat kepala Ohoi Debut yang adalah Anggota Komisi I DPRD MALRA tersebut membuat Vidio Klarifikasi terkait dua berita yang telah dirilis beberapa hari lalu terkait dirinya.

beta mau  saja dia buat video klarifikasi lae untuk berita tentang dugaan 6 SK Rangkap  yang dia buat termasuk SK par dia pung diri sendiri itu trus Bertia tentang dia su undur diri tapi masih terima dua tunjangan itu, beta tunggu dia mau bicara apa. Tapi kalau seng klarifikasi nanti katong pembuktian secara Hukum saja nanti ”, Tutup Letsoin

 


Print Friendly and PDF
share 0 Komentar

Tinggalkan Balasan