News  

Hasil Kongres Ke V IKA SMAN 8 Medan Cacat Hukum

hasil-kongres-ke-v-ika-sman-8-medan-cacat-hukum

Liputan4.Com MEDAN-Saat ditemui dalam kesempatan menghadiri Silatnas yang berlang sung di Medan Club Medan,tgl 18-6-2022, Dewan Pendiri IKA SMAN 8 Medan, Redwin Rohimun Sembiring, bersama Sdr.Syaifuddin Zuhri selaku Sekretaris Umum menjelaskan kepada awak media bahwa silaturahmi nasional ini di selenggarakan oleh PP Ikatan Alumni SMAN 8 Medan, masa bakti 2018-2023.

Pada acara ini dihadiri oleh para alumni dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan Tema “Profesional dan Integritas Meraih Harapan dan cita Cita wadah IKA SMAN 8 Medan.
.
Namun ketika di pertanyakan kepadanya tentang adanya pernyataan sikap dari para alumni yang menolak dan menyatakan tidak sah hasil keputusan Kongres tersebut, dia pun dapat memahami apa yang berlangsung pada rangkaian Kongres Nasional ke V luar Biasa,


Merupakan kredibilitas alumni yang di tugaskan sebagai Panitia dan pimpinan persidangan untuk memahami integritas, Persidangan kongres Nasional berlandaskan AD/ART dan Peraturan Organisasi.Yang dalam pemilihan formatur Ketua Umum guna menyusun kepengurusan masa bakti berikut nya.

Kongres pada prinsipnya melakukan seleksi verifikasi dari alumni yang memenuhi per syaratan Kwalitas dan Pengalaman di kepeng urusan Pusat IKA itu sendiri,selayaknya sistem Pasing Grade.

Itulah sebabnya di dalam AD/ART IKA SMAN 8 Medan “tentang tata tertib kongres pasal 11 (2) membatasi yang dapat dipilih hanya Anggota Biasa Aktif yang terdaftar dalam pengurus pusat”,yang di maksud terdaftar dan aktif secara proritas adalah Alumni yang pernah duduk sebagai pengurus pusat dan sesuai hirarki jabatan pastilah Alumni yang pernah memegang jabatan tertinggi.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Umum, Sdr Syaifuddin Zuhri, sudah beliau ingatkan secara tertulis diatas kertas kecil untuk pimpinan sidang,demikian juga meskipun beberapa peserta telah menyampai kan intrupsi agar panitia melaksanakan verifikasi syarat calon yang akan dipilih namun panitia tetap mengabaikannya.

Nah opsi pemilihan suara peserta hanya dapat terjadi bilamana alumni sebagai anggota biasa aktif yang akan dipilh berada pada level urutan yang sama.

Pada kenyataannya Panitia Pelaksana dan Panitia Pengarah sidang kongres justru tidak melaksanakan hal itu, pada hal secara tegas dan jelas diperinci persyatannya dalam “PO No.004/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kongres Nasional”,tapi yang terjadi Panitia meloloskan bakal calon hanya dengan pendapat 1 (satu) orang peserta saja.

Tanpa memverifikasi juridis administrasi bakal calon yang akan dipilih,maka keputusannya melanggar AD/ART dan PO No.004/2022.

Ketika juga di tanyakan tentang pengesahan Panitia yang menyatakan berakhirnya Pengurus Pusat masa Bakti 2018-2023 (sebagai Demisioner) setelah Plt Ketum menyampaikan lisan LPJ, bahwa hal itu tidak dibenarkan berdasarkan pasal 15 tentang LPJ AD/ART pasal 10 (4), yangmenyatakan kongres Nasional hanya menilai LPJ Pengurus.

Apalagi Lpj tersbut masih disampaikan secara lisan oleh Pengurus Pusat,belum secara tertulis disebabkan masih adanya proyek pembangun an kantor sekretariat yang belum di pertang gung jawabkan oleh Pelaksana Pembangunan oleh karena biaya pembangunannya berasal dari uang para Alumni.

Hal yang patal lagi bahwa Sesuai PO No.004/2022, dinyatakan bahwa PLT Ketum Pengurus Pusat sebagai Pemimpin Kongres yang menyelenggarakan dan meresmikan Kongres,lantas bagaimana jalannya Kongres, bila Pengurus Pusat berakhir sebelum agenda kongres yang lain selesai diputuskan,tentu itu akan menjadikan persidangan kongres juga berakhir, kalau tetap diteruskan panitia maka hasil keputusannya menjadi tidak berlaku dan tidak berdaya guna

Hal Demisioner agar tidak dilakukan telah disampaikan pada saat kongres berlangsung oleh Dewan Pendiri kepada sdr Dailami selaku Pimpinan sidang, namun sdr Dailami “mengakui kondisi itu, dan menyebut bila terjadi apa2 Dewan Pendiri langsung menjadi Pengurus Pusat.” Pernyataan itu Sebuah argumentasi pelanggaran AD/ART dan PO yang dilakukan sdr Dailami selaku pimpinan sidang.

Apalagi Tata tertib yang dibuat Panitia pd penutup pasal 16 disebutkan apabila ada hal hal yang belum diatur pada tatib maka akan di putuskan bersama Pengurus Pusat dan Dewan Pendiri.

Begitu juga dengan PO pasal 7(3) yang menyebutkan PLT.Ketua Umum Pengurus Pusat menerima hasil keputusan kongres dari panitia untuk ditetapkan dalam SK Dewan Pendiri.

Mengakhiri penjelasan tersebut,Redwin Rohimun Sembiring Alumni angkatan 84, yang berada ditengah tengah para alumni dari berbagai tahun angkatan yang telah membuat pernyataan sikap menolak dan menyatakan tidak sah Keputusan dari Hasil Persidangan Kongres Nasional ke V Luar Biasa tgl 18-6-2022 dan Menyatakan tetap masih mengakui secara sah Pengurus Pusat masa bakti 2018-2023,

Atas hal itu akan menindak lanjuti Penolakan tsb dengan meminta Pertanggung jawaban Panitia melalui mekanisme AD/ART IKA SMAN 8 Medan,Sebagai tujuan AD/ART yakni membina kerjasama Yang erat dan Harmonis antara sesama Alumni baik secara pribadi Maupun antara Angkatan Alumni SMAN 8 Medan Dalam rangka Penyelamatan AD/ART sebagai Konstitusi Organisasi IKA SMAN 8 Medan.

Berita dengan Judul: Hasil Kongres Ke V IKA SMAN 8 Medan Cacat Hukum pertama kali terbit di: Berita Terkini, Kabar Terbaru Indonesia – Liputan4.com. oleh Reporter : Islino Murianto