Foto-Foto ini Merekam Band Rock 70-an yang Menantang Rezim Tiran di Rumania

  • Bagikan
foto-foto-ini-merekam-band-rock-70-an-yang-menantang-rezim-tiran-di-rumania

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Romania.

Bagi anak muda Rumania yang hidup di bawah komunisme, Kamis malam menjadi waktu paling seru. Pada hari itu, mereka akan kumpul-kumpul di gedung sekolah, kampus atau pabrik. Diberi nama ‘Youth Thursday’, acara ini menelurkan banyak sekali band rock dan jazz hebat pada masanya.

Kemunculan band rock tahun 1960-an sejujurnya agak mengusik pemerintah, tapi setidaknya masih ditoleransi selama band atau musisi tidak berbuat macam-macam. Jalan terjal mulai membayangi seniman ketika Nicolae Ceaușescu — yang memimpin negara sepanjang 1967-1989 — berusaha menekan kebebasan budaya di Rumania. Mereka harus mengatur strategi sekreatif mungkin untuk selamat dari sistem yang semakin mencekik.

Pada 1969, gedung serbaguna Club A resmi dibuka di Bucharest. Yang awalnya ditujukan untuk mahasiswa arsitektur dan para tamunya, gedung ini justru dipakai untuk acara konser, pertunjukan tari, pembacaan puisi, serta folk dan jazz night. Club A masih buka sampai sekarang, dan dikelola oleh komunitas pelajar.

Konser Mondial.
Konser Mondial.

Club A menghelat festival musik pertama di Bucharest setahun kemudian. Walaupun disebut festival, acara ini sebenarnya lebih pantas disebut sebagai ajang kompetisi band rock. Festivalnya diselenggarakan enam hari penuh di seluruh penjuru kota.

Musisi Rumania di era itu tidak bisa berkarya bebas seperti Pink Floyd, Led Zeppelin atau Deep Purple. Mereka diperintahkan membuat lagu sesuai selera “putra kebanggaan rakyat” alias Ceaușescu.

Band Olympic ‘64 sedang manggung.
Band Olympic ‘64 sedang manggung.

Kepala negara itu baru pulang dari Tiongkok dan Korea Utara ketika menyaksikan puluhan ribu anak muda tergila-gila dengan ideologi komunis. Dia sangat terkesan melihatnya. Ceaușescu ingin memasukkan nilai-nilai bangsa Asia ke negaranya. Lagu patriotik menjadi fokus utamanya. Satu hal yang tidak disukai sang pemimpin adalah musik Barat yang tak bermoral.

Rumania melarang rakyatnya menyanyikan lagu berbahasa Inggris pada 1971. Pidato July Theses-nya Ceaușescu menyerang industri kreatif dan para intelek. Dia menyerukan reformasi budaya yang sangat ketat. Selain itu, musisi hanya boleh membuat lagu yang menonjolkan aspek positif Rumania.

Band Phoenix.
Band Phoenix.

Untuk mengakali ini, mereka menulis lirik yang berasal dari puisi klasik. Beberapa bahkan bikin lagu tanpa lirik sama sekali. Lalu ada juga band-band yang menerjemahkan lagu hits secara terselubung ke dalam bahasa Rumania agar tidak ketahuan. Jika lagunya ditulis dalam bahasa Rumania, mereka akan menggunakan kata-kata tidak bermakna yang terdengar seperti bahasa Inggris saat dinyanyikan. Banyak yang tidak mau disebut “band rock” karena terlalu subversif. Mereka lebih suka dikenal sebagai “ansambel instrumental-vokal.”

Berkat kecerdikan inilah musik rock bisa tetap hidup di negara yang penuh aturan ketat. Era ini tak hanya merayakan band-band yang menantang zaman, melainkan juga tempat-tempat yang membantu mereka berkembang. Museum Rock Rumania kini berusaha melestarikan sejarah penting bagi geliat musik rock di Rumania.

Simak foto-fotonya berikut ini:

Teknisi suara (sound engineer) Panteli Stanciu yang sering dipanggil “Roland”.
Teknisi suara (sound engineer) Panteli Stanciu yang sering dipanggil “Roland”.
Anggota band Catena: Păunița Ionescu dan Anca Vijan Graterol.
Anggota band Catena: Păunița Ionescu dan Anca Vijan Graterol.
Modern tampil di klub sekolah.
Modern tampil di klub sekolah.
Konser Mondial.
Konser Mondial.
Venus adalah band rock Rumania pertama yang semua anggotanya perempuan. Band ini dibentuk pada 1967.
Venus adalah band rock Rumania pertama yang semua anggotanya perempuan. Band ini dibentuk pada 1967.
Musisi Zoia Alecu bermain gitar
Zoia Alecu adalah penyanyi, komposer dan pengarang lagu yang menjadi anggota band Sphinx pada 1986.
  • Bagikan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa