Diduga Illegal, MV. Batam Jet Bawa Rokok dan Miras Masuk ke Meranti

  • Bagikan
diduga-illegal,-mv.-batam-jet-bawa-rokok-dan-miras-masuk-ke-meranti

blank

LIPUTAN4.COM]MERANTI – MV. Batam Jet dikabarkan tidak hanya membawa penumpang sesuai aturan, namun juga dianggap menjadi sarana distribusi praktis untuk masuknya Rokok dan Minuman keras ke Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau belakangan.

Berdasarkan keterangan pemilik Becak Motor yang beberapa waktu lalu tertangkap tangan oleh DPD LSM Penjara Indonesia Kepulauan Meranti, sedang membawa barang yang diduga Illegal tersebut, dengan pemiliknya diketahui berinisial AW. Namun entah karena faktor tertentu atau atas dasar kesengajaan, AW pun sulit ditemui guna memperoleh Informasi lebih lanjut.

Menilik dari hasil temuan di lapangan tersebut, Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Abdul Kadir Jailani menilai, faktor minimnya pengawasan hukum jadi pemicu utama mulusnya ‘barang haram’ tersebut masuk yang seakan – akan tanpa proses sesuai aturan dan perundang – undangan yang berlaku.

“Temuan kita di lapangan menjadi bukti konkrit bahwa ada semacam unsur pembiaran oleh pihak terkait, sehingga rokok dan minuman keras yang diduga Illegal berhasil masuk melalui MV. Batam Jet ke Kota Selatpanjang, dan hal itu pun telah kami telusuri, namun yang bersangkutan sulit untuk ditemui”, ujar Jailani pada Selasa siang 09 Februari 2020.

Menurutnya juga, harus ada pernyataan resmi dari AW terkait hal itu. Namun bila dari hasil penelusuran nantinya terbukti salah Satu Pihak atau seluruhnya melanggar ketentuan Perundang – undangan, maka beliau pun akan mengambil langkah resmi hukum melalui LSM Penjara Indonesia.

“Saat ini terus kita telusuri koronologisnya, namun bila di sana terdapat pelanggaran hukum yang jelas, tentu atas nama Ketua DPD, kami akan tindaklanjuti hal ini melalui payung hukum LSM Penjara Indonesia buat oknum pelaku maupun dari pihak yang dianggap ‘tutup mata’ dengan melakukan pembiaran”, tutup Jailani. (rls/shem)

  • Bagikan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa