BPN Sumenep Lanjutkan Program PTSL di 12 Desa Tahun ini

  • Bagikan
bpn-sumenep-lanjutkan-program-ptsl-di-12-desa-tahun-ini

Liputan4.com, Sumenep-Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tahun 2021 melanjutkan program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di 12 desa di Kabupaten setempat.

Hal ini merupakan kelanjutan program PTSL atau pengukuran yang belum tuntas di tahun 2020. Program ini sempat terkendala, karena pada tahun kemarin terdapat pengurangan atau pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Tahun 2020 ada saving anggaran yang diambil dari kegiatan protokol Covid. Sehingga ada pengurangan anggaran,” kata Kasubag Tata Usaha ATR/BPN Sumenep, Susanto, Sabtu (20/2/2021).

Dampak dari pemangkasan anggaran tersebut, beberapa desa yang pengukurannya belum lengkap dan harus ditindaklanjuti tahun ini.

“Untuk target pengukuran di Sumenep ada 26.000 bidang, sedangkan sertifikatnya ada 69.500,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, beberapa desa yang melakukan pengukuran tahun ini, untuk dua belas desa di Sumenep, di antaranya Desa Pragaan Daya, Desa Bluto, Desa Soddara, Desa Ambunten Barat, Desa Karang Anyar, Desa Lanjuk, Desa Lapa Taman, Desa Galis.

“Kemudian Desa Gedugan, Desa Bringsang, Desa Aeng Anyar dan Desa Lombang,” paparnya.

Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) sudah ada di 38 desa, termasuk di 12 desa yang hendak melakukan pengukuran tahun ini.”Target 2.600 bidang, karena SHT-nya tinggi, kita juga mengambil pengukuran tahun-tahun lalu, yaitu tahun 2018, karena khawatir tidak sinkron pengukurannya,” tutupnya.

  • Bagikan
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa